Menjijikkan, Dalam Teh Kemasan Ini terdapat "Kulit Ayam"


Seorang Ibu bernama Alin dibuat kapok mengkonsumsi teh kemasan yang didalmnya terdapat kotoran seperti kulit ayam. Dalam akun Facebooknya Bu Alin menuturkan bahwa keluarganya sudah terbiasa dan berlangganan minuman gelas kemasan tersebut dan juga dikonsumsi sehari hari oleh anak-anaknya.
Dalam Teh Kemasan Ini terdapat Kulit Ayam
Dalam Teh Kemasan Ini terdapat Kulit Ayam
Berikut petikan status Bu Alin tersebut

"Ga lagi2 aku beli dan minum2an ini ga akan pernah aku kasi anak2ku beli dan minum ini lagi....sudah bertahun2 minuman ini aku dan keluargaku konsumsi...dan hari ini akan aku akhiri semua...dengan ditemukan sesuatu didlam kemasan minuman ini yang berbentuk seperti kulit ayam mentah seperti gumpalan lemak ayam seperti...dan entah apa itu aku tak tau yang pastinya menjijikkan...
Kepada perusahaan yang memproduksinya dimohonkan untuk menjamin kebersihan dan kesehatan bagi orang2 yang mengkonsumsinya..."

Silakan buka di tautan ini utk membukanya

Razia Polisi ini "dibubarkan" Seorang Wartawan

Ada kasus unik di sebuah jalan lintas Sumatera dimana ada sekumpulan polisi lalu lintas. Kab. Batu Bara- Prov. Sumatera Utara. Berikut catatan yang diambil dari akun Facebook  Rinaldy Hoetajoloe.


Dengan dalih Razia Rutin segerombolan POLANTAS dari POLRES BATU BARA melakukan Razia di sekitar Jalitsum (Dekat tikungan) Kab. Batu Bara- Prov. Sumatera Utara tadi siang 14 Juli 2015 pada posisi H-7 menjelang Lebaran, yang sangat bertentangan dengan pernyataan Kapolri di TV yang menyatakan tidak ada lagi razia lalu lintas menjelang H-7 dan H+7 lebaran karena Polantas dikonsentrasikan untuk pengamanan jalur lalu lintas mudik.
 

Pada saat diliput dan didokumentasikan oleh kru Media Global Sumut Online langsung didatangi sebuah mobil patroli double cabine yang akhirnya terjadi perdebatan :
Polisi : Dek dari mana..??
Kru media : dari media Global Sumut pak..
Polisi : kok foto-fot ijin dari siapa foto-foto kami
Kru Media : Sejak kapan pak kru media harus minta ijin pada polisi untuk meliput razia dijalanan umum.
Polisi : Hapus itu foto2nya
Kru media : Nggak ada hak bapak untuk meminta menghapus dokumentasi yg sudah saya ambil, lagian kalau kegiatan razia bapak ini sesuai aturan kenapa bapak kok jadi gerah, dan maaf camera ini milik saya yang saya beli dari uang saya tidak ada investasi bapak disini dengan (nada agak tinggi)
Polisi : Awas bapak ya...bapak cari masalah dengan saya (nada mengancam)
Kru media : Bukan saya yg cari masalah dengan bapak, tapi bapak yg cari masalah dengan saya...
Polisi : langsung masuk kendaraan, memutar arah dan memberikan sirene sebagai tanda kepada 15 orang Polantas lainnya untuk segera bubar...
Kru media : senyum sambil berlalu melanjutkan perjalanan menuju Kab. Labura..
KASUS BARU DIMULAI PAK POLISI....NANTIKAN SAYA DI POLRES BATU BARA...

Gambar gambar lengkap silakan buka di tautan ini https://www.facebook.com/rinaldy.hoetajoloe/posts/722070351249089

Kisah Si Wisnu Anak Penjual Sate Sepeda Keliling


Sebuah perjuangan seorang anak demi menghidupi nenek dan adiknya hingga berhenti sekolah. Anak yang bernama Wisnu yang berusia 13 tahun ini mengayuh sepeda bututnya puluhan kilometer setiap hari untuk berjualan sate.

Kedua orangtuanya entah kemana setelah mereka bercerai. Wisnu sendiri ikut neneknya.
 Dia bukan hanya dagang sate, namun juga terkadang jualan jagung rebus, jualan sayur, kripik, Dogreng, soto, bahkan jualan beras, Wisnu sampai miku
Wisnu
 Dia bukan hanya dagang sate, namun juga terkadang jualan jagung rebus, jualan sayur, kripik, Dogreng, soto, bahkan jualan beras, Wisnu sampai miku

Gak bisa dibayangkan sepeda butut dengan ban dibalut karet ban dalam. Tentu resikonya sewaktu waktu bisa bocor di tengah perjalanan. Wisnu sendiri memutuskan untuk tidak bersekolah lagi mengingat pekerjaan nya ini. Tak  hanya  berdagang sate, Wisnu terkadang jualan jagung rebus, jualan sayur, kripik, Dogreng, soto, bahkan jualan beras

Semoga ada donatur yang mau membantu membelikan sepeda untuk anak ini.
Alamat si anak di alamat rt 3 rw 4 kubangsari desa cikeusal kidul kec. Ketanggungan Brebes, Jawa Tengah

Bocah ini Hidup di Kandang Babi Hingga tak bisa bicara bahasa manusia

Malang benar nasib bocah ini. Baru baru ini warga Puyang, provinsi Henan, China dibuat heboh setelah seorang relawan amal dan wartawan menemukan seorang anak laki-laki yang hidup di kandang babi. Saat ditemukan bocah ini kondisinya sangat memprihatinkan dengan banyak luka goresan dan memar serta badan penuh dengan kotoran babi. Liu Hongbo nama anak tersebut telah ditelantarkan orang tuanya sama seperti 3 saudara lainnya yang sudah meninggal karena kasus yang sama penelantaran anak.
Saat relawan dan seorang wartawan menemui bocah malang itu/Shanghaiist
Sementara itu sang ayah Liu Zhenxue,  adalah seorang peternak babi, sedangkan ibunya hidup dengan penyakit mental. Hari-hari pria berusia 46 tahun itu dihabiskan untuk mencari uang untuk menghidupi keluarganya. Sejak pagi ia sudah berjalan menuju kota untuk menarik becak.
Keadaan Liu Hongbo diperparah dengan sulitnya ia berbicara dan berkomunikasi. Berdasarkan ceritawarga sekitar Liu Hongbo juga sering mendapat perlakuan kasar dari Ibunya.

Meski saat ini belum bisa bicara, para ahli menilai bocah ini masih punya kesempatan untuk belajar bahasa dan hidup normal. Dia akan dikirim untuk tinggal bersama bibinya dan dirawat di rumah sakit untuk penyembuhan.

Sopir Taksi di Malaysia sebagai yang Terburuk di Dunia


Jalan-jalan aau berwisata ke Malaysia, Anda sepertinya perlu mewaspadai hal ini.
Berdasarkan laporan situs LondonCabs.co.uk menobatkan para pengemudi taksi di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, sebagai yang terburuk di dunia. Situs ini mengkritik perilaku dan tata krama para pengemudi yang dinilai sangat buruk.

"Pengemudi taksi di Kuala Lumpur dikenal dengan tagihan tarif yang berlebihan dan upaya mereka untuk membawa penumpang berputar-putar. Meski diwajibkan menggunakan argometer, banyak pengemudi taksi yang menolak menggunakan alat itu," demikian ungkap situs LondonCabs.

Sopir Taksi di Malaysia sebagai yang Terburuk di Dunia
Sopir Taksi di Malaysia
Kritik situs itu berlanjut dengan menyebut bahwa mobil yang digunakan sebagai taksi di Kuala Lumpur sudah berusia tua dengan kondisi yang buruk. Namun, seperti dikabarkan situs Malay Mail Online, predikat buruk ini justru "diterima" Asosiasi Taksi Kuala Lumpur.

Kami menerima. Kritik itu berdasarkan fakta dan memang benar. Otoritas Transportasi Publik Malaysia juga mengakui hal itu,” ujar Presiden Asosiasi Taksi Kuala Lumpur, Badrol Hisham seperti dilansir dari Malay Mail Online. Ungkapan tersebut sebagai pembenaran atas apa yang dimuat pada sebuah situs yang berbasis di London, LondonCabs.co.uk. baru-baru ini yang merilis daftar taksi terburuk di seluruh dunia.

"Terlalu banyak pengemudi taksi di kota ini. Siapa pun, bahkan mantan narapidana juga bisa menjadi pengemudi taksi. Mereka hanya perlu mendapatkan izin mengemudi taksi. SPAD seharusnya memperketat syarat untuk mendapatkan izin dan menggelar latihan intensif tambahan untuk meningkatkan kualitas taksi kita," ujar Badrol.

Menanggapi hal ini, Presiden SPAD Syed Hamid Albar menjelaskan, latihan bagi para pengemudi taksi sudah ditingkatkan. Senada dengan Asosiasi Taksi Malaysia, Hamid juga tak membantah penilaian buruk untuk kualitas pengemudi taksi Malaysia.

Kota Roma dan Bangkok berada di urutan kedua dan ketiga setelah Kuala Lumpur untuk gelar pengemudi taksi terburuk di dunia. kompas.com